Jumat, 10 Juli 2015

surat untuk masa depan,

-- 11 Juli 2015 --

hai masa depanku , apa kabar kau nanti ?
ini aku vany, kita orang yang sama dalam jiwa dan raga yang sama,
hanya mungkin kehidupan kita berbeda,

vany masa depan,
aku tidak mau kau lupa tentang masa lalumu,
aku mau kau nantinya belajar mencintai dengan "benar"

vany ,,
saat ini yang kau rasa kehidupan belum sepenuhnya berpihak padamu
saat ini yang kau rasakan Tuhan sedang mengujimu, bagaimana merelakan sesuatu yang kau sayangi ternyata akan meninggalkan luka yang entah kapan sembuhnya.

vany ,,
saat ini setiap malam kau berdoa, agar dia kembali padamu
yang sebenarnya kau cinta, tapi Tuhan belum mengizinkanmu bahagia dengannya

vany,
saat aku menulis ini,
aku merasakan rindu yang luar biasa
ingin memeluknya, tertawa, bahkan menghabiskan sisa hidupku hanya bersamanya.
dan yang aku tau, bahagiaku adalah dia

vany,
saat aku menulis ini
aku tidak tau bagaimana keadaanmu di masa depan nanti
apakah tetap menantinya ?
apakah sudah bahagia dengan pilihan Tuhan ?
apakah kau masih mencari arti ikhlas ?

vany,
apa kabar masa depan kita ?

Tidak ada komentar: